Musik Dangdut Koplo Eksis, Musik Dangdut Aseli Mati Suri ..!

Semakin eksisnya musik dangdut koplo saat ini, tidak sedikit sudah menempati di hati penggemarnya, entahlah penulis sendiri tidak tahu dimana letak jatuh hatinya para pecinta musik koplo di negeri ini ?. Apakah mungkin dari penyanyinya / biduanitanya ? yang selalu mengundang syurr setiap mata laki-laki karena goyangannya yang mengundang birahi dan ditambah lagi dengan busananya yang super-super seksi bahkan sang penonton bisa nyawer dan sawerannya bisa ditaruh / diselipkan di area terlarang tubuh sibiduanitanya, bahkan sambil memegangnya.

Eksisnya musik koplo saat ini, menurut penulis wajar kalau Radja Dangdut H. Rohma Irama KONTRA dengan musik koplo, menurut perkiraan penulis yang menjadi kontranya adalah goyangan biduanitanya yang sangat syurr ditambah lagi dengan mengenakan kostumnya yang sangat minim bahkan memperlihatkan bagian tubuhnya yang seharusnya bukan konsumsi untuk umum.

Tidak sedikit pertujukan musik dangdut koplo ini, yang menyaksikannya dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa bahkan para usia lanjut. Yang sangat memprihatinkan sekali adalah anak-anak usia dini mengkonsumsi kemolekan tubuh sibiduanita musik koplo. Si biduanita tidak peduli yang hadir di arena pertunjukan musik tersebut ada segelintir anak-anak usia dini yang mengkonsumsi kemolekan tubuhnya.

Kalau untuk dibilang sadar dengan aksi erotisnya dan kostum yang dikenakannya 100% sadar. Dan secara kasat mata mereka (penghibur) sadar kalau di hadapannya ada segelintir anak-anak usia dini yang menyaksikannya tapi mereka tidak peduli lagi.

Dimanakah letak sosial budayanya dengan kehadiran musik koplo ditanah air ini, dimanakah letak adat ketimuran kita dengan suguhan musik koplo yang penyanyinya mengundang birahi setiap mata lelaki yang menontonnya, dan dimanakah letak norma-norma agama yang mereka anut, dalam menyuguhkan karya seni khususnya seni musik ?

Sampai sejauh mana peran aktif pemerintah kita dalam menyikapi pertunjukan seni musik dangdut koplo yang selalu mengundang birahi mata laki-laki yang mengkonsumsinya ?.

Hingga saat ini peran aktif pemerintah dalam menyikapi pertunjukan musik dangdut koplo sama sekali belum ada tindakan, dan bahkan semakin menjadi-jadi hiburan ini dengan aksinya [coba lihat di youtube dangdut koplo hot], mungkin sudah puluhan video rekaman musik dangdut koplo yang di upload ke youtube dengan menonjolkan kemolekan, keseksian, dan goyangan erotisnya serta memamerkan bagian tubuh terlarang dari penyanyinya / biduanitanya, bagaimana dengan yang show langsung  [pertunjukkan langsung] ?

Akankah musik dangdut aseli mati suri selamanya ?, tergilas dan terkikis habis oleh musik dangdut koplo yang semakin eksis dengan kehebohan para biduanitanya. Penulis berharap khususnya kepada PAMMI agar segera membangkitkan kembali musik dangdut aseli di tanah air kita, yang mana musik dangdut adalah sudah menjadi ciri khas kebudayaan bangsa Indonesia.

Sudah sepatutnya organisasi PAMMI dapat memayungi para musisi dangdut agar tidak terlalu lama dari mati surinya dan dapat bangkit lagi dan berjaya kembali, serta mempertahankan musik dangdut sebagai ciri khas kebudayaan bangsa Indonesia.

Dapatkah pemerintah meminimallisir keberadaan musik dangdut koplo yang menghebohkan dengan penampilan dan aksi dari penyanyinya yang menyuguhkan goyangannya, serta kostumnya yang tidak senonoh sudah di konsumsi oleh anak-anak usia dini yang menyaksikannya secara langsung ?.

Dapatkah musik dangdut koplo tidak lagi dicap sebagai tontonan yang mengundang birahi, tetapi menjadikan musik dangdut koplo yang benar-benar menampilkan dan menyuguhkan pertunjukkan seni musik yang benar dan yang jauh dari unsur erotis dan porno aksi dari biduanitanya.

 

Salam Dangdut.

[ditulis oleh : Cabi Ayat]
  • Demo Image
  • Demo Image
  • Demo Image
  • Demo Image